Tampilkan postingan dengan label Renungan Jum'at. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Jum'at. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Desember 2011

DURHAKA


Durhaka
Janganlah kamu jadi manusia yang durhaka
Durhaka adalah perbuatan yang tidak mulia
Engkaupun tidak menyukainya
Jangan durhaka kepada Tuhannya
Jangan durhaka kepada Nabinya
Jangan durhaka kepada kedua orang tuanya
Jangan durhaka kepada suaminya
Jangan durhaka pada kakak  kakanya
Jangan sekali kali engkau mencoba
Walau hanya menjawab dengan dikeraskannya
Apalagi sampai membantahnya
Sungguh kesulitan akan menimpa kehidupannya
Jangan salahkan nengapa mereka nenegor dan mengingatkannya
 Mereka hanya nejalankan titahnya
Namun tannyakan
mengapa engkau sampai ditegur atau diingatkannya
Sikapilah denganiman dan taqwa 
Niscaya  kau akan mendapatkan maknanya
Itu sikap yang mulia
Sikap yang disukai Tuhan dan Rosulnya
Niscaya kau akan selamat didunia dan di akherat
Selamat menjalani kehidupan
Semuga kita selalu diberi kemudahan
Semoga kita selalu dalam lindunganNya
By: Roch 23 Desember 2011

Kamis, 10 November 2011

Buruk Sangka


Buruk Sangka
Jangan buruk sangka pada Tuhanmu
Yang kau hadapi sesuai yang kau sangkakan
Prasangka suatu ujud doa yang belum terucapkan
Yang terujud suatu kejadian yang tak kau inginkan
Semua itu jadikanlah pelajaran 
Yang kemudian sampailah suatu ujian 
Hidup didunia ini takkan luput dari ujian dan cobaan
Tergantung seberapa iman dan ketaqwaan
Maka  jalani danj sikapilah ujian itu sebaik baiknya
Karena itulah nilai iman dan taqwaamu
Ujian tidak selalu berupa pernderitaan
Kadang berupa kemampuan dan kemewahan
Banyak diantarmu yang lalai dengan kemampuan dan 


kemewahannya
Yang membuatmu merasa hebat dan ingin dipuja
Lalu kau mersa keberhasilan itu atas jerih payahmu
Sungguh itu suatu kedurhakaan yang tak dirasakan
Dan merasa bangga sampai ajal menjemputmu


Sungguh itu kerugian yang nyata


Ada kemapuan tapi dapat berbuat apa apa
Ada juga yang diuji dengan berbagai kekurangan
Yang dengan kekurangannya itu mereka lebih dekat dan tawakal
Tiada kesombongan terselip di hatinya
Tiada rasa ingin dipuja dalam hidupnya
Yang ada hanya keiklasan yang menyertainya
Menyadari bahwa semua yang terjadi atas kehendakNYA
Tiada seorangpun yang memilih yang telah ditetapkan
Hanya doa yang dapat merubah takdirnya
Allah telah memberikan yang terbaik bagi umatnya
Allah akan member ujian sesuai dengan kemampuan umatnya
Selamat menjalani kehidupan sesuai tuntunan
Niscaya kau akan selalu mendapat kemudahan
By: Roch .11.11 .2011

Kamis, 28 Juli 2011

Selembut Kasih


Selembut Kasih
Kasih ,kau datang dengan kelembutan
Kelembutanmu terukir dalam senyuman
Lenggang lenggokmu tak dapat kulupakan
Hati menjerit  terbelenggu dalam  kerinduan
Kelembutanmu mengexpresikan  kasih
Tiada  kasih tanpa kelembutan
Tiada  kelembutan  berarti  tiada kasih
Kelembutan kasih telah merasuk didalam sukma
Karena kasih aku dilahirkan
Dengan kasih aku dibesarkan
Hingga kini kasih menjadi kebutuhan
Kelembutan mengikis  seluruh murka
Bagai awan yang tinggi menjulang
Lalu sirna terbawa angin kencang
Aku berjalan namun tak merasa jalan
Aku bercerita  namun  aku tak bercerita
Karena  aku bagaikan wayang
 semua yang kulakukan tergantung dalang
Semua  tergantung kasih sayang  Nya
Entah  kemana jiwa raga ini akan diperankan
Ramadhan kini telah didepan mata
Saum Ramadhan hanya  sebagai sarana
jembatan  untuk meraih  kasih NYA
Dapatkah aku mampu  melintasinya 
Jangan kau terjebak dengan keasyikan
Yang  hanya berahir denga keletihan
Dengan tanpa mendapat kasih NYa
Karena niatmu hanya mengejar  materi yang nyata
Materi   itu kasar yang dapat dilihat dan diraba
Kasih  itu lembut  dan tak terihat mata
Semakin tembut semakin nyaman  didalam jiwa
Bulan Sya’ban tingal dalam hitungan
Bersihkan jiwa bulatkan niat
Menyambut Ramadhan yang penuh berkah
Meraih kasih NYA sepanjang jaman

By : Roch 28 Juli 2011

Kamis, 09 Juni 2011

Lakune Urip




Lakune Urip
(perjalan hidup)
Urip iku mung dermo nglakoni
(hidup itu hanya menjalani)
Laku lakune  geni  gawe panas sing dilewati
(jalan jalannya api bikin panas yang dilewati)
Laku lakune banyu mesti  nggoleki  kang luwih endek
(laku lakunya air tentu mencari yang lebih rendah)
Gawe  adem sing dilewati
(bikin sejuk lang dilewati)
Laku lakune bayu  soyo kenceng yen dalane sempit
(angin makin kencang bila lewat tempat yang sempit)
Semakin dekempit semakin jerit
(semakin dipersempit makin nyaring)
Koyo suarene suling opo peluit
(seperti suara suling atau peluit)
Laku lakune Bumi meuter muter rino wengi
(jalan jalannya Bumi berputar siang malem)
Rapisan  leren najan mung sak detik
(tidak sekalipun berhenti barang sedetik)
Laku lakune manungso ngaprah ragelem dipekso
(Laku lakunya manusia semaunya sendiri nggak mau dipaksa)
Mung kang elling lan waspodo lakune ditoto
(Hanya yang ingat dan waspada jalannya teratur)
Yen wis kepekso mlakene nubras sembarang kang ono
(kalau sudah kepepet jalannya mbentur sana sini  yang ada  
Jatine urip iku mung laku
(intinya hidup itu hanya perjalanan)
Mulo lakonono kang biso kok lakoni
(maka lakulkanlah yang kamu bisa)
Ojo mung dipeleng lan uneni
(jangan hanya dilihat dan dikomentari)
Akeh kang biso ngomong ning ra biso nglakoni
(banyak yang dapat komentar tapi nggak bisa menjalani)
Urip tanpo laku koyo dene urip sajroning mimpi
(hidup tanpa perjalanan seperti hidup dalam mimpi)
Bareng  tangi  ilang kabeh ra ono sing keri
(setelah bangun hilang nggak ada yang tertinggal)
Opo koyo ngono urip siro udi
(apa seperti itu hidup yang kamu cari)
Bareng meh mati lagi arep amal bekti
(setelah mau meninggal baru akan beramal baik)
Ning ora ono kang ngerti kapan arep mati
(tapi tidak ada yang tahu kapan akan mati)
Najan siro ratu opo preseiden ora diwehi ngerti
(walau kamu seorang raja atau presaiden tidak akan diberi tahu)
Kari milih meh nurut lakune banyu opo lakune geni
(tinggal mau pilih jalannya air atau api)
Yen lakune geni , mesti maune nang paling duwur
(kalau jalannya api tentu maunya cari yang paling diatas)
Wis mesti akeh kang ngalangi
(sudah pasti banyak yang menghalangi)
Yen  karepe gede njur meksa karep
(bila besar kehendak terus memaksakan)
Dadi panas lan kebakaran ,kerusakan sing dilewati
(tentu bikin panas membakar merusak yang dilewati)
Yen milih banyu mesti golek dalan kang asor
(bila pilih jalannya air tentu mencari tempat yang paling rendah)
Yen cilik akeh sing nadahi
(kalau sedikit banyak yang menanti)
Yen gede nguras barang kang kotor
(bila besar membersikahkan kotoran yang dilewatinya)
Ning ojo kakehan mikir
(tapi jangan banyak pikir)
Wong urip nang ndonyo iku numpang mampir
(karena hidup di dunia ini cuma numpang mampir)
Ojo nganti lungo kanti diusir
(jangan sampai pergi karena diusir)
Tinggal glandang colong playu
(lari terbirit meninggalkan tempat)
Tan  nggowo  amal  tan ninggal klangenan
(tanpa membawa bekal tan meninggalkan kenagan )
By: Roch 10 Juni 2011

Kamis, 14 April 2011

DIANTARA DUA CINTA



Diantara Dua Cinta

Tak tahu kini aku dimana
Aku telah jauh terbawa
Terkatung  diantara  dua Cinta
Cinta dunia dan Cinta kepadaNYA
Seakan merasa sebagai penguasa
Yang harus terpenuhi kehendaknya
Kadang  jiwa ini terasa tak berdaya
Yang mengharapkan uluran tangan
Namun kini  tak kurasa  
Jiwa ini hanyut dalam cinta dunia
Hingga takut kehilangan yang pernah didapat
Padahal semua itu hanya titipan
Yang harus kuserahkan 
 kepada yang lebih memerlukan
Disaat aku mampu memberikan 
Namun  tangan ini enggan memberikan
Disaat kita mampu melakukan
Namun mengapa  hanya terpaku diam
Ku terbelenggu  oleh keinginan keinginan
Yang terpikir hanya bagaimana  mendapatkan
Bukan apa yang dapat kau berikan
Jangan pernah berpikir , orang akan melakukan
Apa yang  pernah kau inginkan
Nabipun  telah mendapat teguran
Akibat  menginginkan sang paman 
 mengucap dua kalimat Sahadat
Kini cintamu telah terbawa kemana
Masihkah  kau lebih mencintai
Segala yang akan kau tinggalkan
Atau masih berat melupakan 
Hingga lamunmu  jauh  melayang
Terkatung katung diantara dua cinta

By: Roch Jum/at 15 April 2011


Kamis, 07 April 2011

Ulat Ulat Yang Bermunculan


Ulat Ulat Yang Bermunculan 

Hari hari yang dimuliakan 
Ada tiga hari yang dimuliakan 
Hari raya idul adha
Hari raya Idul Fitri
Dan hari Jum.at
Dihari yang dimulikan ini
Marilah kita coba renungkan
Membaca kejadian yang Allah tunjuk kan
Melalu kejadian kejadian di depan mata
Wajiblah bagi kita yang masih diberi kehidupan
Untuk mohon petunjuk kepada yang menciptannya
Bahwa Alam semesta merupan pantulan Sang Pencipta
Wajib bagi kita untuk mengimaninya
Banyaknya kegaduhan di tanah jawa
Munculnya ulat ulat yang menggelikan
Yang datang tidak seperti biasanya
Bukankah kita harus bertanya
Ada petunjuk apa di balik yang tersirat
Ulat lambang kerakusan
Memakan daun  apa yang didapatnya
Tak kenal siang tak kenal malam
Walau telah dibasmi tetap saja bermuculan
Wajahbya seram dan menjijikkan
Kadang berbisa membuat gatal
Tak ada yang menyukainya
Semua ingin mengusir atau menghindar
Adai yang rakus itu manusia
Mulutnya mungkin kadang berbisa
Wajahnya seram kadang berbuat kejam
Sudah banyak upaya untuk menanggulanginya
Tapi tetap saja kerakusan muncul diman mana
Seperti munculnya ulat yang anda saksikan
Marilah kita saatnya untuk bertenggang rasa
Jangan menjadi rakus seperti ulat yang Allah tunjukan
Bersihkan diri bersihkan jiwa
Ambilah wudlu sembahyang Jum’at
Jangan lupa jangan terlambat
Sebelum Khotib naik mimbar

By : Roch 8 April 2011